PSBB Corona : 6 Hal yang Dibatasi dan Berapa Lama Waktu Pelaksanaan?

Sumber foto : WP Turystyka

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB yang merupakan singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menangani corona virus diseases 2019 (Covid-19), terdapat pembatasan kegiatan tertentu bagi penduduk dalam satu wilayah yang diduga terinfeksi virus corona. Adapun tujuan dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) adalah untuk mencegah adanya penyebaran virus corona. 

Sumber foto : Unsplash.com

Dilansir dari situs BBC.com, PSBB Jakarta berlaku sejak 10 April 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan masa berlaku “14 hari bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.”. DKI Jakarta adalah provinsi pertama yang memperoleh izin Kementerian Kesehatan untuk melakukan PSBB (07/04). Dalam Pasal 2 Permenkes disebutkan bahwa suatu wilayah dapat menetapkan PSBB apabila diindikasi memiliki kasus berikut :

  1. Jumlah kasus dan kematian akibat virus corona meningkat dan menyebar secara signifikan ke beberapa wilayah
  2. Terdapat kesamaan pola penyebaran dengan negara lain

Data yang dilaporkan pada Selasa (07/04/2020), DKI Jakarta memiliki penyebaran virus corona terbesar di Indonesia, dengan jumlah total kasus mencapai 1552 dilansir dari situs informasi resmi milik pemprov, corona.jakarta.go.id

Sumber foto : Unsplash.com

Apa Saja yang Dibatasi?

Dalam penyelenggaraan PSBB, masyarakat dan para instansi harus turut andil guna mendukung usaha penurunan kasus corona. Adapun beberapa aspek yang dibatasi selama penyelenggaraan PSBB adalah :

1. Sarana Pendidikan dan Tempat Kerja

Sumber foto : Unsplash.com

Terdapat pembatasan pada sarana pendidikan seperti sekolah dan universitas. Ya, para pelajar diliburkan begitu pula para pekerja. Meski demikian, kantor atau instansi yang memberikan pelayanan kebutuhan pangan, ketertiban umum, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik dan kebutuhan dasar lain tetap beroperasi. 

2. Kegiatan di Fasilitas Umum

Sumber foto : Unsplash.com

Pembatasan di kegiatan di fasilitas umum mendukung gerakan physical distancing, yakni pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak. Namun, fasilitas layanan kesehatan masuk dalam pengecualian. Begitu Pula beberapa fasilitas berikut seperti apotek, supermarket, pasar, toko dan penunjang kebutuhan pangan serta kesehatan lainnya. 

3. Pembatasan Kegiatan Keagamaan

Sumber foto : Unsplash.com

Kegiatan keagamaan dilaksanakan di rumah dengan jumlah terbatas, serta menjaga jarak antar setiap orang. Kegiatan keagamaan mengacu pada perundang-undangan dan fatwa atau lembaga keagamaan resmi yang diakui oleh pemerintah.

4. Kegiatan Sosial Budaya

Sumber foto : Unsplash.com

Pelarangan terhadap kerumunan orang dalam kegiatan sosial budaya. Pembatasan pada sektor ini berpedoman pada pandangan lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan.

5. Pembatasan Moda Transportasi

Sumber foto : Unsplash.com

Pembatasan ini berlaku kecuali pada moda transportasi umum atau pribadi dengan memperhatikan jumlah penumpang dan menjaga jarak antar penumpang. Begitu pula dengan transportasi barang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan dasar masyarakat.

6. Pembatasan Kegiatan Lain, dalam Aspek Keamanan dan Pertahanan

Sumber foto : iNews.id

Dibatasi kecuali untuk kegiatan aspek pertahanan dan keamanan untuk melindungi segenap bangsa, mempertahankan keutuhan wilayah, serta menegakkan kedaulatan rakyat.  Dengan memperhatikan pembatasan kerumunan.

Download Aplikasi Tempat.com Yuk!

Oh iya, tempat.com sekarang tersedia lho di Google Play! Langsung aja kunjungi link di bawah ini yaa https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tempat.app. Tersedia di IOS juga lho, yuk buruan kunjungi App Store dan download aplikasi Tempat.com.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tempat.app

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *